Institut Medika Drg. Suherman mendapatkan bantuan paket sembako bagi mahasiswa/I yang memerlukan dan telah didata dari pihak kemahasiswaan tingkat Program Studi dan Institutsi.

Dipublikasikan oleh imds pada

Pandemi Covid-19, begitu sangat dirasakan oleh Masyarakat Indonesia, kesulitan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari juga berdampak pada orang tua mahasiswa/i Institut Medika Drg. Suherman, oleh karena itu melalui Tagana Rajawali Institut Medika Drg. Suherman mendapatkan bantuan paket sembako bagi mahasiswa/I yang memerlukan dan telah didata dari pihak kemahasiswaan tingkat Program Studi dan Institutsi. Sebanyak 200 paket sembako telah diberikan oleh Kementerian Sosial dan Tagana Rajawali pada hari Kamis, 23 April 2020, Pukul 11.00 bertempat di RS. Harapan Bunda Jakarta Timur.

Dalam kegiatan ini hadir Direktur RS Harapan Bunda, dr. Taufany, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos Ibu Grace Batubara, Staf Khusus Presiden Dari Kaum Milenial Bapak Billy dan drg. Kristina Hutagaol, MARS beserta tim Tagana Rajawali, Ketua Senat IMDS, WR 3 dan para media yang diundangan.

Dalam Sambutan yang diberikan dr. Taufany selaku direktur RS. Harapan Bunda bahwa sebelumnya RS. Harapan Bunda belum siap untuk menjadi RS. Rujukan Covid-19, karena belum tersedianya APD yang memadai, tetapi berkat dorongan masyarakat dan Dinas Kesehatan Jakarta, maka saat ini RS. Harapan Bunda telah siap menjadi RS rujukan Covid-19. Juga karena dampak dari Covid-19 RS mengalami penurunan angka BOR yang sangat signifikan yang tadinya dari 60% sekarang hanya 20%, dan ini berimbas dari kesejahteraan para karyawan. RS. Harapan Bunda sangat konsen kepada Keselamatan karyawan dan pasien, Penggunaan masker wajib dilingkungan RS. Harapan Bunda, untuk memperkecil resiko penularan.

Dari Ketua Tagana Rajawali memberikan laporan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan, membuka dapur umum di wisma atlet, dapur air kopi teh dan kacang hijau, pembagaian masker non medis, dan pemberian nasi box serta sembako kepada masyarakat. Tagana Rajawali membagikan 3.000 paket sembako untuk wilayah DKI Jakarta dan 6.000 paket sembako dari Kementerian sosial untuk didistribusiakan diwilayah Jawabarat, Banten dan DKI. “Masyarakat yg terdampak, tadinya tidak miskin menjadi miskin, negara hadir walau hanya sekali, masyarakat dan mahasiswa yang orang tuannya terdampak terutama para pedagang dan ukm agar dapat terbantu dalam pembagaian bantuan ini”, ucap drg. Kristina.

Simbolis pemberian bantuan kepada mahasiswa diberikan oleh Kementerian Sosial yang diwakili oleh Ibu Grace Batubara dan mahasiswa IMDS yang diwakili oleh Bayu Indi Maulana, dalam sambutanya Ibu Grace memberikan motivasi bahwa kita pasti bisa melalui dampak covid ini, tetap semangat dan berjuang bersama. #Red.Sam.

Kategori: Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *