Gathering IMDS Goes to Jogja

Dipublikasikan oleh imds pada

Institut Medika Drg. Suherman, melakukan Gathering bersama dengan tema IMDS Goes To Jogja kegiatan dilaksanakan dari tanggal 10 – 13 Juli 2019. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelepasan balon sebagai simbolis untuk pelaksanaan kegiatan oleh ibu rektor Dr. Triseu Setianingsih, SKM., MKM., beserta jajaranya, staff dan dosen. Rombongan berangkat dan tiba di Yogyakarta pada malam hari, menikmati kota budaya Yogyakarta di Malioboro.

Hari kedua diisi dengan kegiatan outbond yang dilaksanakan dipantai Sundak – Gunung Kidul Yogyakarta,  kegiatan dipandu oleh team tour lokal oleh bapak Budi yang juga merupakan dosen disalah satu perguruan tinggi Yogyakarta, sambutan outbond oleh ibu rektor IMDS ibu Dr. Triseu Setianingsih, SKM., MKM., “kegiatan gathering ini dilaksanakan untuk meningkatkan kebersamaan dan kerjasama para staff, karyawan dan dosen IMDS, seperti tema yang telah diangkat saat Dies Natalis Ke-XIV, meningkatkan kebersamaan dan kerjasama menuju IMDS jaya”. Kegiatan diisi dengan pembentukan barisan, kelompok dan yel-yel “IMDS, Jaya, Jaya, Luar Biasa…”. Konsentrasi dalam pemberian game untuk personal untuk , team work dan goal setting. Hal ini dapat diaplikasikan dalam hal pekerjaan bahwa dalam membangun mimpi yang besar atau tujuan akhir harus dilakukan kerjasama dari semua anggota baik dari yang tertinggi sampai dengan bagian yang terkecil, semua harus bahu membahu memberikan konstribusi dan kerjasama untuk mencapai tujuan tersebut, tidak dapat setiap anggota berdiri sendiri, dinamika penyelesaian perlombaan menjadi gambaran sebuah kekompakan dalam setiap tim.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan bersepeda bersama dengan mengenakan caping adat Jogja, mengelilingi Candi Sewu, kegiatan ini menjadi hal yang dapat dilihat bahwa budaya Indonesia sangat beraneka ragam khususnya budaya Jawa yang harus terus dilestarikan. Kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan melihat pagelaran Ramayana Ballet Prambanan, di lokasi Candi Prambanan. Pagelaran ini memberikan arti perjuangan.

Kegiatan hari terakhir diisi dengan kegiatan Lava Tour, berkunjung ke gunung merapi di daerah Sleman, tujuan dari kegiatan ini untuk melihat kondisi alam merapi setelah terjadinya erupsi di tahun 2010, dimana saat letusan Gunung Merapi tahun 2010 telah menyisakan duka bagi warga Desa Kinahrejo Cangkringan – Sleman, hal ini juga menjadi bahan pembelajaran terkait dengan kesiapsiagaan bencana dan kegawatdaruratan saat bencana terjadi, sebagai Institusi Kesehatan IMDS dapat mengambil pembelajaran untuk dapat diterapkan kepada mahasiswa untuk meminimalisir korban saat bencana terjadi dengan tanggap darurat keperawatan. “Gunung Merapi kini telah bersahaja dengan menyapa penuh keramahan kepada warga agar senantiasa menjaga lingkungan hidup demi terjalin hubungan yang harmonis antara alam dan manusia” (Mas Lurah Suraksoasihono Juru Kunci Gunung Merapi).

Malam Puncak keakraban IMDS, dilaksanakan di Restoran Bukit Bintang Yogyakarta, dalam kegiatan ini semua peserta hadir, makan malam bersama menambah keakraban dan semoga kerjasama yang diharapkan terjalin dengan baik dari semua unit yang ada di IMDS, sehingga dapat bersatu padu, bergandeng tangan untuk mewujudkan IMDS Jaya. #RedSam.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *